13
Mei
08

Menyandingkan Linux ke Windows dengan Samba

Menghubungkan jaringan komputer dengan sistem berbeda tidaklah sulit hal ini karena sudah adanya layanan-layanan yang sudah disediakan oleh sistem operasi yang bersangkutan. Seperti pada Linux untuk berhubungan dengan sistem lain maka Linux membutuhkan suatu service yang disebut dengan Samba, dimana samba ini digunakan Linux untuk menjadi client maupun server di jaringan yang ada sistem operasi windowsnya.

Samba adalah program aplikasi yang mengimplementasikan protokol Server Massage Block (SMB) di lingkungan Unix atau Linux. Protokol ini mempunyai fungsi utama untuk berbagi (sharing) file dan printer. Samba dapat menjadi jembatan untuk mengatasi masalah komunikasi antar jaringan, baik dalam lingkungan Linux/unix maupun platform lainya.

  1. Penginstalasian Samba di Linux

Untuk menginstall samba user harus log-in sebagai root, log-in sebagai root dapat melalui terminal konsole dengan cara sebagai berikut:

ardienz@udienz:~$ su

password:

udienz:~#/home/udienz#

Kemudian install samba

udienz:~# apt-get install samba smbclient smbfs

Atau bila menggunakan Ubuntu/Edubuntu/Kubuntu dapat menggunakan perintah sudo

ardienz@udienz-ubuntu:~$ sudo apt-get install mc

ardienz@udienz-ubuntu:~$ sudo apt-get install smbclient smbfs

ardienz@udienz-ubuntu:~$ sudo apt-get install samba smbclient smbfs

Kemudian konfigurasikan samba dengan membuka /etc/samba/samba.conf dengan Midningt Commander atau gedit atau kedit bila menggunakan desktop KDE

ardienz@udienz-ubuntu:~$ Sudo gedit /etc/samba/smb.conf

ardienz@udienz-ubuntu:~$ Sudo mcedit /etc/samba/smb.conf

#======================= Global Settings =======================

[global]

workgroup = mshome

server string = %h server (Samba %v)

wins support = yes

wins server = w.x.y.z

# include = /etc/samba/dhcp.conf

dns proxy = no

; name resolve order = lmhosts host wins bcast

#### Debugging/Accounting ####

log file = /var/log/samba/log.%m

max log size = 1000

panic action = /usr/share/samba/panic-action %d

####### Authentication #######

security = share

encrypt passwords = true

; passdb backend = tdbsam guest

; obey pam restrictions = yes

; guest account = share

; invalid users = nobody

; unix password sync = no

; passwd program = /usr/bin/passwd %u

; passwd chat = *Enter\snew\sUNIX\spassword:* %n\n *Retype\snew\sUNIX\spassword:* %n\n .

; pam password change = no

########## Printing ##########

load printers = yes

printing = bsd

printcap name = /etc/printcap

printing = cups

printcap name = cups

printer admin = @ntadmin

######## File sharing ########

preserve case = yes

short preserve case = yes

############ Misc ############

include = /home/samba/etc/smb.conf.%m

socket options = TCP_NODELAY

; message command = /bin/sh -c ‘/usr/bin/linpopup “%f” “%m” %s; rm %s’ &

; domain master = auto

; idmap uid = 10000-20000

; idmap gid = 10000-20000

; template shell = /bin/bash

#======================= Share Definitions =======================

[homes]

comment = Home Directories

browseable = yes

[data]

comment= cobain aja deh

path= /home/ ardienz/public

browseable= yes

read only= yes

guest ok= yes

writable= yes

writable = yes

create mask = 0777

directory mask = 0777

[netlogon]

comment = Network Logon Service

path = /home/samba/netlogon

guest ok = yes

writable = yes

share modes = yes

[printers]

comment = All Printers

browseable = yes

path = /tmp

printable = yes

public = yes

writable = yes

create mode = 0700

[print$]

comment = Printer Drivers

path = /var/lib/samba/printers

browseable = yes

read only = no

guest ok = yes

write list = root, @ntadmin, “Mahyuddin Susanto”

[cdrom]

comment = Samba server’s CD-ROM

writable = no

locking = no

path = /cdrom

public = yes

preexec = /bin/mount /cdrom

postexec = /bin/umount /cdrom

Keterangan:

Workgroup : setiap host atau client yang terhubung ke dalam satu jaringan yang sama (satu group) baik windows ataupun Linux harus memiliki workgroup yang sama.

Guest account : diset sebagai nobody; guest account ini mengatur pemberian hak izin write ke semua user

Security :o ption defaultnya adalah “user”, “share”, “server”, dan “domain”

comment : komentar tentang drive tersebut

path : letak direktori yang akan dishare

read-only : option defaultnya adalah “yes” sehingga semua host yang ada tidak dapat melakukan perubahan apapun terhadap drive tersebut

locking : hak izin read only untuk filesystem ataupun perangkat device (CD-ROM)

browseable : Option defaultnya adalah “yes” sehingga drive yang dishare akan tampak pada komputer lain

Public : option ini menyebabkan semua host dapat mengakses

file atau direktori yang tershare tanpa adanya permintaan password dari komputer tersebut

guest ok : fungsinya sama dengan public

create mode : option ini untuk mengatur hak–hak yang akan diberikan kepada host lain terhadap file atau direktori yang akan dishare.

Writable : option ini memberikan hak azas kepada host lain untuk melakukan perubahan pada file atau direktori yang anda share. Pilihan defaulnya adalah “no”.

Setelah anda melakukan perubahan pada file konfigurasi di atas, restart kembali service samba anda untuk mendapatkan perubahan pada file konfigurasi tersebut. Perintah yang digunakan adalah:

udienz:~# /etc/init.d/samba restart

Apabila user ingin melihat file apasaja di komputer Debian/Ubuntu dapat menggunakan perintah:

ardienz@udienz-ubuntu:~/public$ sudo testparm /etc/samba/smb.conf

Load smb config files from /etc/samba/smb.conf

Processing section “[printers]”

Processing section “[print$]”

Processing section “[Dekstop_Udienz]”

NOTE: Service Dekstop_Udienz is flagged unavailable.

Processing section “[Bolehdiakses]”

Loaded services file OK.

WARNING: passdb expand explicit = yes is deprecated

Server role: ROLE_STANDALONE

Press enter to see a dump of your service definitions

[global]

workgroup = LABKOMTEK

server string = %h server (Samba, Ubuntu)

security = SHARE

obey pam restrictions = Yes

passdb backend = tdbsam

passwd program = /usr/bin/passwd %u

passwd chat = *Enter\snew\sUNIX\spassword:* %n\n *Retype\snew\sUNIX\spassword:* %n\n *password\supdated\ssuccessfully* .

syslog = 0

log file = /var/log/samba/log.%m

max log size = 1000

dns proxy = No

wins support = Yes

panic action = /usr/share/samba/panic-action %d

invalid users = root

[printers]

comment = All Printers

path = /tmp

create mask = 0700

printable = Yes

browseable = No

[print$]

comment = Printer Drivers

path = /var/lib/samba/printers

[Dekstop_Udienz]

comment = desktopnya udienz hehehe

path = /home/

read only = No

available = No

[Bolehdiakses]

path = /home/black/public

read only = No

guest ok = Yes

Untuk melihat file atau direktori yang telah anda dan komputer lain share, anda dapat menggunakan browser konqueror yang mendukung protokol samba. Pada Url ketikkan : smbclient –U% -L <ip_address>

ardienz@udienz-ubuntu:~/public$ sudo smbclient -U% -L \192.168.171.1

Domain=[LABKOMTEK] OS=[Windows 5.1] Server=[Windows 2000 LAN Manager]

Sharename Type Comment

——— —- ——-

Error returning browse list: NT_STATUS_ACCESS_DENIED

session request to 192.168.171.1 failed (Called name not present)

session request to 192 failed (Called name not present)

Domain=[LABKOMTEK] OS=[Windows 5.1] Server=[Windows 2000 LAN Manager]

Server Comment

——— ——-

UDIENZ_XP

Workgroup Master

——— ——-

LABKOMTEK UDIENZ_XP

LABKOMTEK BLACK-DESKTOP

Bila user Linux ingin me-mount directory yang dishare dapat menggunakan perintah:

udienz:~# smbmount//192.168.42.1/my_music /mnt/music

Jika nama host atau IP_address yang anda masukkan ada dalam jaringan anda, maka konqueror webrowser akan menampilkan isi dari direktori yang dishare oleh komputer lain.


0 Tanggapan ke “Menyandingkan Linux ke Windows dengan Samba”



  1. No Comments Yet

Tinggalkan Balasan




 

Mei 2008
M S S R K J S
« Apr    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

RSS Wongdjawa.co.cc

  • Remote Desktop Debian dengan VNC Server Juli 10, 2009
    Seorang sistem administrator pada sebuah perusahaan atau institusi yang me-maintain komputer dalam jumlah besar, tentunya memerlukan kecepatan dan efektifitas dalam bekerja. Untuk membantu keluhan-keluhan pada komputer user atau hanya sekedar konfigurasi bisa dilakukan secara remote. Banyak aplikasi remote server di Linux, dan yang paling populer dipakai bai […]
    Dian
  • Sekilas Tentang VNC Juli 10, 2009
    Tools ini dipakai untuk melakukan remote desktop…. saya lakukan sedikit percobaan memakai vnc ini…vncserver pada PC dengan hostname ch***a, ip 192.168.0.1 dan vncviewer pada client dengan hostname s***a Instalasi vncserver pada pc root@ch***a#apt-get install vnc4server vncviewer Sekilas tentang VNC yaitu adalah Virtual network Computing… Untuk jalani […]
    Dian
  • Membuat Paket Kernel Juli 10, 2009
    Banyak sekali tools yg dapat digunakan untuk memudahkan para user dalam menggunakan linux pada saat ini terlebih debian  ….Sekarang akan sedikit bermain dengan salah satu tools bernama make-kpkg. Tools ini berfungsi untuk membangun paket kernel debian dari kernel source…Karena debian mamiliki patch sendiri untuk menjalankan kernel yg berasal dari kernel vani […]
    Dian