Merupakan layanan di Internet untuk jaringan yang menggunakan TCP/IP. Layanan ini digunakan untuk mengidentifikasi sebuah komputer dengan nama bukan dengan menggunakan alamat IP (IP address). Singkatnya DNS melakukan konversi dari nama ke angka. DNS dilakukan secara desentralisasi, dimana setiap daerah atau tingkat organisasi memiliki domain sendiri. Masing-masing memberikan servis DNS untuk domain yang dikelola. Suatu sistem database yang mengizinkan aplikasi TCP/IP menterjemahkan nama host ke dalam satu IP address. DNS (Domain Name Service) merupakan servis di Internet untuk network yang menggunakan TCP/IP. Servis ini digunakan untuk mengidentifikasi sebuah komputer dengan nama bukan dengan menggunakan nomor (alamat Internet). Komputer di Internet diidentifikasikan dengan angka, yaitu nomor IP. Misalnya, sebuah komputer memiliki nomor IP {192.168.1.1}. Komputer lebih mudah bekerja dengan angka, sedangkan manusia lebih mudah mengingat nama. Komputer dalam contoh ini dapat diberi nama {gareng}, misalnya. Singkatnya DNS melakukan konversi dari nama ke angka. DNS dilakukan secara desentralisasi, dimana setiap daerah atau tingkat organisasi memiliki domain sendiri. Masing-masing memberikan servis DNS untuk domain yang dikelola. Untuk mengetahui nomor IP dari sebuah mesin (komputer) di Internet dapat digunakan beberapa program. Di sistem UNIX ada program host, Nslookup, dan dig.
Arsip untuk April 6th, 2008
Domain Name System
Server Side
Script yang diolah di server. Di dalam hal web server,
(1)Script tersebut diterjemahkan oleh server sebelum dikirim ke browser. Setelah berhasil diterjemahkan script tersebut akan diubah menjadi HTML murni dan selanjutnya dikirim ke browser untuk ditampilkan ke jendela monitor.
(2) Berhubung script tersebut harus melalui pengolahan server, maka server yang dipakai dituntut harus memiliki kemampuan untuk menterjemahkan kode-kode script. Dengan kata lain, proses memilih server harus tepat dan tidak boleh sembarangan.
(3) Mengingat script tersebut telah menjadi HTML murni begitu dikirim ke browser, kode-kode script ASP yang telah disusun dengan tekun tak bisa terbaca oleh orang lain. Inilah yang dikatakan bahwa script yang berjenis server-side aman dari intipan programmer lain.
(4) Pembuat script tak perlu gelisah akan kemampuan browser para pengunjung situsnya, apakan browser tersebut mampu menerima ASP atau tidak mengingat script ini diolah server dan dikembalikan ke broser telah dalam wujud HTML.


Komentar Terakhir